Aku
begitu tercengang setelah seorang kasir salah satu pusat perbelanjaan menyebutkan
nominal yang harus ku bayar untuk barang-barang belanjaanku. Sungguh, nominal
yang ku rasa tidak begitu kecil bagi seorang mahasiswa yang masih menengadahkan
tangan ke orang tua setiap bulannya. Dengan ragu ku berikan sejumlah uang yang
dia minta. Sempat terpikir untuk mengembalikan barang-barang yang sudah ku
ambil dari rak tadi, tapi ku urungkan niat itu karena ini adalah kebutuhanku,
kebutuhan yang memang harus dipenuhi.
Jika ada seorang
ulama’ yang mengatakan, “Wanita itu keinginannya (syahwat) 99 sedangkan
Laki-laki hanya 1,” maka jawabanku adalah “100% benar”. Tak bisa terbantahkan
dan tak bisa ku pungkiri, memang begitulah kenyataan yang ada. Wanita, makhluk
dengan sejuta pesona ini, benar-benar memiliki 99 keinginan yang harus dipenuhi
untuk memuaskan dirinya. Beda dengan laki-laki, makhluk yang hanya memiliki
keinginan (syahwat) 1 ini lebih cenderung bisa menahan semua
keinginan-keinginan yang terkadang mengganggu pikirannya, kecuali dalam hal
yang 1 itu. Mereka akan terus memperjuangkannya sampai tetes darah terakhir [haha,
kayak mau perang aja].
Bicara tentang
kebutuhan, begitu banyak yang harus dipenuhi oleh wanita setiap bulannya, mulai
dari kebutuhan yang sifatnya urgent sampai kebutuhan yang bisa dianggap
tidak terlalu urgent. Tapi tetap saja, semua itu dikembalikan pada
individu masing-masing. Terkadang ada juga wanita yang tidak terlalu menuntut
semua kebutuhannya itu bisa terpenuhi, hanya saja dalam hati mereka tetap
berharap segala kebutuhannya itu terwujud. Begitulah wanita dengan segala
kebutuhannya. Oleh karena itu, bagi para lelaki yang ingin mengikat wanita
pujaan hatinya, pikirkanlah terlebih dahulu apakah kalian sudah siap untuk
memenuhi segala kebutuhan yang akan diminta oleh wanita tersebut?
*cerita jaman mahasiswa
wah sip you are right.
ReplyDeleteHwaaah.. Nasrul! Ini post sudah lama banget.
DeleteAnyway, thanks sudah mampir :)